Sejarah Singkat Desa Fajar Baru

Sejarah singkat terbentuknya Desa Fajar Baru, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dimulai pada tahun 1983, yang mana sebelumnya dikenal dengan daerah transmigrasi, serta masih dikenal dengan sebutan Kampung Fajar Baru. Pada saat itu luas wilayah Desa Fajar Baru kurang lebih 4.000 Ha, dan berbatasan dengan :

  1. Sebelah utara               : Kampung Kagungan Dalam
  2. Sebelah timur                : Kampung Mekar Sari dan Sri Tanjung
  3. Sebelah Selatan         : Kampung Adiluur Dan Adi Mulyo
  4. Sebelah Barat                : Sungai Serdang Pecah

Sebelumnya desa Fajar Baru disebut sebagai daerah Unit Penempatan Transmigrasi Lokal ( UPT) yang kemudian dikenal sebagai SP7A, dan untuk pertama kalinya desa Fajar Baru dihuni oleh 600 Kepala Keluarga. Transmigrasi dengan jumlah penduduk 2234 jiwa dan 600 kepala keluarga yang di datangkan dari daerah sebagai berikut :

  1. Gunung malang/Marga Jaya
  2. Margo Sari/Wonosobo
  3. Bukit Kemuning/Dwi Kora
  4. Banjit

Asal usul nama Fajar Baru adalah berdasarkan musyawarah kampung yang di hadiri oleh kepala Unit Penempatan Transmigrasi (UPT), Kepala Kampung, Aparat Kampung, Toko Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda. Yang kemudian mengasilkan keputusan untuk memberi nama Kampung FAJAR BARU, adapun pemberian nama tersebut mempunyai maksut dan tujuan supaya warga masyarakat transmigrasi yang bermukim di kampung fajar baru memiliki harapan baru dalam meningkatkan taraf hidupnya.

Kepala kampung Fajar Baru pertama kali di jabat oleh Bapak Tjitro Saidi pada tahun 1987, kemudian di adakan pembukaan pemekaran (Suakarasa) sejumlah 940 kepala keluarga menjadi 4 ( Empat ) wilayah yang berkembang menjadi dusun/suku sehingga secara keseluruhannya kampung Fajar Baru terdiri dari 7 ( tujuh) dusun atau suku, yaitu :

  1. Suku 01 dengan sebutan Suku Margo Mulyo
  2. Suku 02 dengan sebutan Suku Namba Rejo
  3. Suku 03 dengan sebutan Suku Purwodadi
  4. Suku 04 dengan sebutan Suku Jati Sari
  5. Suku 05 dengan sebutan Suku Jati Srono
  6. Suku 06 dengan sebutan Suku Sono Mulyo
  7. Suku 07 dengan sebutan Suku Trirahayu

Kemudian pada tahun 1996 kampung Fajar Baru berubah setatus dari kampung persiapan menjadi kampung devinitif dan mengadakan pemilihan kepala kampung secara langsung. Pada saat itu yang terpilih menjadi kepala kampung adalah Bapak Ro’uf Mansyur .AM, dengan priode jabatan tahun 1996-2004. Setelah itu kampung Fajar Baru di pimpin oleh Bapak Suroso dengan priode jabatan tahun 2005-2011.

Jika ditinjau dari  Segi etnis Kampung Fajar Baru terdiri dari berbagai suku bangsa diantaranya Suku Jawa,Sunda, lampung, Batak, Ambon, dan lain-lain.

Adapun nama-nama Kepala Kampung Fajar Baru sejak terbentuknya Kampung Fajar Baru sampai sekarang menjadi Desa Fajar Baru adalah sebagai berikut :

NamaMasa JabatanKeterangan
WALUYO1984-1984Pra-persiapan
TJITRO SAIDI1986-1995Persiapan
RO’UF MANSYUR, AM1996-2004Definitive
SUROSO2005-2011Definitive
APRIYANTO2012-2017Definitive
SARIDAN, S.Pd.I2017-2022Definitive
Kepala Desa Fajar Baru dari awal terbentuk hingga sekarang.